Cari segalanya di Mbah GooGle

23 Januari 2009

Gerhana Matahari Cincin 26 Januari


JAKARTA, KAMIS — Gerhana Matahari cincin akan kembali terjadi pada 26 Januari 2009. Meski tidak seluruh tahapan, peristiwa kali ini dapat disaksikan dari wilayah Indonesia menjelang matahari terbenam.

Daerah yang dapat menyaksikan gerhana cincin secara penuh adalah Banten, Lampung, Sumatera Selatan, Bangka-Belitung, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, dan Sulawesi Tengah. Adapun di wilayah-wilayah lainnya hanya akan dapat dilihat gerhana matahari sebagian dengan penutupan piringan matahari lebih dari 50 persen.

"Di Jakarta, yang teramati adalah gerhana matahari sebagian dengan penutupan piringan matahari 91 persen. Gerhana mulai 15.20-17.50 WIB," kata Thomas Djamaluddin, peneliti Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) saat dihubungi di Bandung, Kamis (22/1).

Ia mengatakan, gerhana juga dapat disaksikan di Bandung dan daerah sekitarnya pada saat yang hampir bersamaan. Untuk daerah-daerah lain di Indonesia, waktu gerhana sekitar waktu itu plus-minus 10 menit, yang dapat disaksikan selama 1-6 menit.

Thomas Djamaludin juga mengingatkan agar gerhana matahari ini tidak dilihat langsung dengan mata telanjang meski gerhana matahari cincin relatif lebih aman daripada gerhana matahari total, berhubung perubahan kecerlangannya tidak sedrastis gerhana matahari total.

Gerhana matahari cincin, ujarnya, terjadi pada saat piringan matahari tidak tertutup penuh oleh piringan bulan sehingga tampak seperti cincin yang melingkari bulan yang tampak gelap.

"Jadi, pada saat gerhana matahari cincin, tidak akan gelap seperti malam seperti pada gerhana matahari total. Pada gerhana matahari cincin kali ini, penutupan bagian tengah piringan matahari sekitar 93-96 persen," katanya.

Pada 26 Januari 2009, jarak matahari dari bumi 0,985 Satuan Astronomi (SA), lebih dekat dari rata-ratanya sejauh 1 SA atau 150 juta km. Akibatnya, diameter sudut matahari lebih besar dari rata-rata sekitar 0,5 derajat.

Adapun bulan berjarak 401.915 km dari bumi, yang berarti lebih jauh dari rata-ratanya sejauh 384.000 km. Akibatnya, diameter sudut bulan menjadi lebih kecil dari rata-ratanya.

"Saat itu, diameter matahari 32 derajat 32 menit dan diameter sudut bulan 29 derajat 43 menit," katanya

In english


JAKARTA, THURSDAY - The sun eclipse will ring again occurred on 26 January 2009. Although not all stages, this event can be witnessed from the Indonesian region sunset.

Areas that can witness the full eclipse ring is Banten, Lampung, South Sumatra, Bangka-Belitung, West Kalimantan, Central Kalimantan, East Kalimantan, and Central Sulawesi. As in other areas can only be seen partially eclipse the sun with the sun disc closure of more than 50 percent.

"In Jakarta, the solar eclipse was observed with the closing of some 91 percent of the sun disc. Eclipse start 15.20-17.50 WIB," said Thomas Djamaluddin, research institutions and to the National Aviation (eight) when contacted in Jakarta, Thursday (22 / 1).

He says, eclipse can also be witnessed in Bandung and its surrounding area at the time that is almost the same time. For other areas in Indonesia, the eclipse around that time plus-minus 10 minutes, which can be witnessed during the 1-6 minutes.

Thomas Djamaludin also reminded that eclipse the sun is not directly seen with the naked eye even though the sun eclipse the ring is relatively more secure than the total solar eclipse, the changes relate kecerlangannya not sedrastis total solar eclipse.

Sun eclipse the ring, he said, occurs when the sun disc is not closed by plate full month so that looks like a ring that appears around the dark days.

"So, when the sun eclipse the ring, will not be as dark as night on the total solar eclipse. The sun eclipse the ring this time, closing the center of the solar disk around 93-96 percent," he said.

On 26 January 2009, the distance from the earth, sun Astronomy Unit 0985 (SA), nearer than the average so far SA 1 or 150 million km. As a result, the diameter of the sun angle is greater than an average of about 0.5 degrees.

The month is 401,915 km from earth, which means more of the average as far as 384,000 km. As a result, the diameter of the point of a month less than the average.

"When the diameter of the sun 32 degrees 32 minutes diameter and angle degrees 43 minutes 29 minutes," he said.

Tidak ada komentar: